Posted in Kesehatan

Cara Mengobatinya Panu di Wajah dan Penyebabnya

Ada banyak sekali jenis penyakit kulit (baik yang menular dan yang tidak menular) yang bisa diderita oleh seseorang. Salah satunya adalah panu. Gejala utama dari panu ini adalah adanya bercak putih bundar di area permukaan kulit seseorang.

Meskipun tidak membahayakan, namun para penderita panu seringkali merasa tidak percaya diri dengan penampilannya. Bahkan, para penderita panu kerap dicap negatif oleh orang di sekitar. Panu ini dapat timbul dimana saja, utamanya di wajah, lengan, badan, dan bagian tubuh lainnya.

Keberadaan panu tentu saja akan mengganggu kenyamanan para penderitanya. Lalu, bagaimana jika panu tersebut muncul di wajah?

Bisa dibilang, wajah merupakan salah satu first impression ketika bertemu seseorang. Karena itulah, banyak orang akan memberikan perhatian khusus ke wajah dibandingkan bagian tubuh lainnya. Adanya panu di wajah tentu akan membuat seseorang jadi sangat tidak percaya diri. Karena itulah, kamu harus mengatasinya. Lalu, apa penyebab panu di wajah? Yuk, simak pembahasannya berikut ini!

Pengertian Panu

Sebelum kita membahas Penyebab Panu di Wajah. Mari kita ulas dulu pengertian panu. Panu atau dalam bahasa resminya disebut sebagai pityriasis versicolor atau tinea versicolor adalah suatu jenis infeksi kulit yang disebabkan oleh gangguan jamur Malassezia. Infeksi jamur Malassezia akan menyebabkan gangguan pada pigmen kulit yang dapat menimbulkan bercak berwarna lebih terang/lebih gelap pada permukaan kulitmu. Inilah yang membuat panu akan lebih mudah terlihat mencolok dibandingkan area kulit sekitarnya.

Umumnya, panu akan memiliki gejala seperti berikut ini :

  • Timbulnya bercak putih bulat yang nampak lebih terang atau gelap di suatu area tubuh. Bercak tersebut juga akan bersisik dan menebal.
  • Bercak tersebut terasa gatal, terlebih jika terkena panas atau sedang berkeringat.

Penyebab Panu di Wajah

Penderita panu kerap kali dicap sebagai seseorang yang kurang menjaga kebersihannya. Padahal, ada banyak sekali faktor yang dapat menjadi penyebab panu di wajah. Jadi, keberadaan panu di wajah ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Di wilayah subtropis dan tropis seperti Indonesia, kamu memiliki resiko yang lebih besar untuk terkena panu di wajah! Jadi, kamu harus melakukan beberapa langkah pencegahan yakni dengan menghindari faktor pemicu timbulnya panu di wajah.

Nah, berikut ini ada beberapa Penyebab Panu di Wajah yang harus kamu waspadai :

  • Cuaca panas

Penyebab panu di wajah pertama adalah faktor cuaca panas. Kulit wajah yang sering terpapar panas akan jadi lebih kering, hal ini akan meningkatkan resiko munculnya panu di wajah. Kamu bisa mengatasi hal ini dengan menggunakan sunblock atau tabir surya sebelum keluar rumah.

  • Kurang Menjaga Kebersihan

Munculnya panu di wajah memang sebagian besar disebabkan karena seseorang kurang bisa menjaga kebersihan wajahnya dan anggota tubuh lainnya. Jarang mencuci muka, jarang mandi, dan sejenisnya juga akan meningkatkan potensi terkena panu.

  • Tertular

Salah satu faktor pemicu terbesar mengapa seseorang dapat terkena penyakit panu adalah karena orang tersebut tertular dari penderita penyakit panu lainnya. Penularan ini bisa secara langsung atau menggunakan media. Contoh, melakukan kontak fisik langsung dengan penderita panu. Seperti menyentuhnya dan kemudian secara tidak sadar tangan yang kita gunakan untuk menyentuh area permukaan orang lain menyentuh tubuh kita sendiri, seperti wajah.

Penggunaan handuk, alat mandi, dan pakaian secara bersamaan atau bergantian dengan penderita panu juga akan membuatmu tertular lho.

  • Keringat berlebih

Keringat berlebih bisa timbul setelah kamu melakukan aktivitas yang cukup berat ataupun setelah kamu berolahraga. Jika kamu mengalami keringat berlebih ini, ada baiknya kamu segera beristirahat dan membersihkan wajah. Selain agar terbebas dari kotoran yang menempel. Kulit yang berkeringat akan memiliki kelembapan tinggi yang bisa menyebabkan pertumbuhan jamur.

  • Kulit Berminyak

Kulit berminyak juga dapat menjadi penyebab panu di wajah. Kulit wajah yang berminyak akan terjadi apabila kelenjar sebaceous di kulit menghasilkan terlalu banyak sebum (zat lilin). Jika jumlahnya berlebihan, hal ini akan menimbulkan beberapa masalah pada kulit wajah. Seperti, jerawat dan panu.

  • Adanya Perubahan Hormon

Faktor penyebab panu yang ada di wajah selanjutnya adalah adanya perubahan hormon. Hal ini seringkali dialami oleh para remaja yang sedang dalam tahap pubertas. Selain itu, orang dengan kondisi tertentu seperti wanita hamil atau pasien yang mengkonsumsi obat tertentu juga rentan mengalami fluktuasi hormon.

  • Sistem imun tubuh yang lemah

Sistem imun tubuh yang lemah juga bisa memicu pertumbuhan jamur berlebih pada kulit. Hal ini membuat kulit lebih rentan terkena infeksi jamur.

Nah, itulah beberapa penyebab panu di wajah. Dengan mengetahui penyebabnya, kita dapat melakukan beberapa hal guna meminimalisir resiko tertular panu di atas ya.

Mengatasi Panu

Kalau kamu sedang terserang penyakit panu ini. Akan lebih baik kalau kamu mengurangi konsumsi makanan-makanan dengan kandungan gula dan karbohidrat yang tinggi. Makanan jenis ini dapat memicu kenaikan gula darah yang berujung pada meningkatnya peradangan di tubuh. Produksi minyak juga akan meningkat sehingga kamu lebih rentan terkena panu.

Sebaiknya, kamu bisa mengkonsumsi beberapa jenis makanan yang mampu meningkatkan sistem imun tubuh agar kamu lebih kebal terhadap panu ini. Makanan ini antara lain : buah dan sayur, makanan yang mengandung sumber protein rendah lemak (seperti ikan dan daging dada ayam), dan gandum utuh.

Kamu juga bisa mengkonsumsi obat panu yang diresepkan oleh doktermu, mengoleskan salep, dan menggunakan berbagai bahan herbal untuk mengobati panu. Kamu juga bisa menggunakan minyak kayu putih lho. Minyak kayu putih diyakini memiliki kandungan terpenoid dan fenil propanoid yang dinilai cukup baik dalam menghilangkan panu.

Cara penggunaan minyak kayu putih untuk mengobati panu juga cukup mudah. Cukup oleskan minyak kayu putih pada area kulit wajah yang terkena panu secukupnya secara rutin. Atau kamu bisa mencampurkan beberapa tetes minyak kayu putih dengan 1 sendok teh minyak kelapa. Aduk hingga tercampur dan oleskan pada permukaan kulit yang terkena panu dan diamkan selama 30 menit kemudian bilas menggunakan air bersih.

Kalau menggunakan minyak kayu putih dan obat-obat herbal lainnya dinilai kurang ampuh untuk menghilangkan panu di wajah. Maka, kamu bisa coba menggunakan salep. Salep panu yang dioleskan di kulit sendiri bisa membantu untuk menahan pertumbuhan jamur pada kulit. Jenis-jenis salep panu paling ampuh sendiri bisanya mengandung : Miconazole, Clotrimazole, Terbinafine, Ciclopirox, atau Ketoconazole. Contohnya, kamu bisa menggunakan Kalpanax dan Neo Ultrasiline.

Kamu juga bisa menggunakan Sabun Mandi Herbal yang mengandung Activated Charcoal. Kamu juga dapat memanfaatkan bawang putih dan lengkuas untuk mengobati panu. Caranya, cukup potong bawang putih atau lengkuas tersebut dan oleskan di permukaan panu.