Posted in Kesehatan

Penyakit Kulit dan Jenis-Jenisnya

Ada banyak sekali jenis penyakit yang dapat mengganggu tubuh kita. Salah satunya adalah penyakit kulit. Selain dapat mengganggu kenyamanan dan kesehatan organ kita (kulit). Penyakit kulit ini kerap membuat penderitanya merasa malu dan tidak percaya diri. Terlebih ketika bekas penyakit tersebut tidak memudar.

Lalu, apa sih sebenarnya penyakit kulit itu? Apa saja jenis-jenisnya? Apa penyebabnya? Yuk, langsung saja simak pembahasannya berikut ini!

Pengertian Penyakit Kulit

Penyakit kulit adalah penyakit yang menyerang lapisan terluar tubuh (kulit) dan membuatnya mengalami iritasi atau peradangan. Salah satu gejala penyakit kulit yang paling umum adalah timbulnya rasa gatal, ruam kemerahan, dan lain sebagainya sesuai dengan jenis penyakit kulit yang diderita.

Penyakit kulit ini ada bermacam-macam dan bisa disebabkan oleh berbagai faktor, baik internal, mesin slot ataupun eksternal. Ada pula yang bersifat ringan dan ada pula yang berbahaya. Penyakit ini bisa bersifat sementara atau juga bisa bersifat permanen dan bisa kambuh secara terus-menerus. Terlebih apabila ada pemicunya.

Masalah kulit ini adalah salah satu jenis penyakit yang sangat umum di Indonesia. Masalah kulit ini juga dapat menimpa siapapun, mulai dari bayi, anak-anak, remaja, orang dewasa, hingga orang tua. Kamu bisa memperkecil resiko terkena masalah kulit dengan mengurangi dan menghindari faktor-faktor penyebabnya (apabila pemicunya adalah faktor eksternal).

Jenis Penyakit Kulit

Berdasarkan jenisnya, masalah kulit ini dapat kita bedakan menjadi 2 yakni yang menular dan yang tidak menular. Berikut ini penjelasan lebih lanjutnya :

Penyakit Kulit Menular

Merupakan masalah kulit yang dapat ditularkan dari satu orang ke orang lainnya. Biasanya penyebab masalah kulit menular ini adalah virus, bakteri, atau jamur. Kamu bisa tertular lewat kontak langsung dengan penderitanya, melalui permukaan benda yang terkontaminasi (contoh handuk atau pakaian) atau melalui hewan.

Berikut ini ada beberapa jenis masalah kulit menular :

  • Kurap/Kadas : merupakan masalah infeksi kulit yang terjadi akibat jamur trichophyton, microsporum, dan epidermophyton yang menyerang permukaan kulit seseorang. Ciri khas penyakit ini adalah ruam merah berbentuk seperti cincin dan terasa sangat gatal. Ruam ini dapat tumbuh membesar dan pada akhirnya menyebar ke area tubuh lainnya. Kurap ini dibagi menjadi beberapa jenis lagi yakni : Tinea corporis, Tinea pedis (kutu air), Tinea manuum, Tinea capitis, Tinea cruris (jock itch), Tinea unguium, dan Tinea fasiali.
  • Impetigo : merupakan masalah pada kulit yang terjadi akibat infeksi bakteri (Staphylococcus aureus/Streptococcus pyogenes) pada lapisan epidermis kulit. Penyakit ini sangat rentan diderita oleh anak-anak yang berusia 2 hingga 5 tahun. Biasanya impetigo ini akan muncul di area wajah lengan atau kaki. Beberapa gejala dari penyakit impetigo adalah : munculnya bintik merah yang bergerombol di sekitar area hidung atau bibir, muncul luka lepuhan yang memiliki cairan didalamnya dan sifatnya mudah pecah, muncul kerak kekuningan akibat luka melepuh yang pecah, luka akan terasa gatal dan sakit. Jika sudah memasuki fase parah, maka penderitanya akan mengalami demam dan pembengkakan pada kelenjar getah bening.
  • Bisul : merupakan masalah kulit yang dapat timbul akibat adanya kelenjar minyak yang terinfeksi oleh bakteri Staphylococcus aureus. Biasanya area yang paling sering terkena bisul adalah area di bokong, ketiak, bahu, leher, dan wajah. Bakteri penyebab bisul ini dapat masuk melalui luka-luka kecil yang ada di permukaan kulit dan pada akhirnya memasuki kelenjar minyak. Gejala bisul adalah timbulnya benjolan merah besar yang terasa sakit dan keras, lama-kelamaan benjolan tersebut akan semakin membesar, dan akan muncul nanah pada bagian atas permukaan bisul.
  • Cacar air : penyakit kulit menular lainnya adalah cacar air. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi virus Varicella zoster. Penyakit ini sangat menular terlebih untuk orang yang belum divaksin ataupun belum pernah mengalami cacar air sebelumnya. Gejala cacar air adalah demam, nafsu makan berkurang, tidak enak badan, dan muncul ruam melepuh yang terasa gatal.
  • Kudis/Scabies : Kudus adalah salah satu penyakit kulit yang disebabkan oleh gigitan tungau berjenis sarcoptes scabiei. Gejala kudis : adanya ruam di sekitar lipatan kulit, gatal, timbulnya luka terbuka karena penderitanya seringkali menggaruknya secara tidak sadar, munculnya kerak tebal di kulit.
  • Kutil : penyakit kutil biasanya disebabkan oleh virus Human papillomavirus (HPV) yang menginfeksi lapisan atas kulit sehingga merangsang pertumbuhan kulit berlebih. Benjolan kutil sendiri akan terasa seperti gundukan kulit yang kasar dengan titik-titik hitam di atas permukaan kutilnya.
  • Kusta : merupakan jenis masalah kulit yang terjadi akibat serangan bakteri Mycobacterium leprae. Kusta ini tidak hanya dapat menginfeksi kulit lho, melainkan juga dapat menyerang mata, selaput lendir, dan juga saraf.

Penyakit Kulit Tidak Menular

  • Jerawat : jerawat adalah salah satu masalah pada kulit tidak menular yang paling banyak dialami oleh orang-orang. Jerawat ini kerap dialami oleh para remaja akibat hormon androgen yang meningkat secara drastis pada masa pubertas.
  • Biang keringat : penyakit ini sendiri ditandai dengan timbulnya benjolan atau lenting merah yang terasa gatal pada permukaan kulit. Biang keringat ini dapat terjadi ketika kamu berkeringat, ketika ada bakteri yang terperangkap di bawah permukaan kulit, atau saat ada kelenjar keringat yang tersumbat. Kondisi ini lebih rentan dialami oleh anak-anak dan bayi serta orang-orang yang tinggal di daerah dengan cuaca yang panas.
  • Dermatitis : merupakan peradangan yang terjadi pada permukaan kulit. Dapat dipicu oleh banyak sekali faktor. Dermatitis ini memiliki banyak sekali jenis diantaranya adalah : Dermatitis Atopik (Eksim), Dermatitis Kontak, dan Dermatitis Seboroik.
  • Psoriasis : jenis masalah pada kulit selanjutnya adalah psoriasis. Meskipun merupakan penyakit kulit tidak menular, namun psoriasis sendiri merupakan salah satu penyakit autoimun kronis yang dapat membuat sel kulit berproduksi secara tidak terkendali dan cepat. Normalnya kulit manusia akan berganti 1 bulan sekali. Namun, para penderita penyakit ini akan mengalami pergantian kulit dalam beberapa hari saja. Hal ini akan mengakibatkan penumpukan sel kulit di permukaan kulit dan akan menimbulkan kerak. Ciri lainnya dari penyakit ini adalah timbulnya bercak merah dengan sisik berwarna keperakan yang akan terasa sakit dan gatal.
  • Vitiligo : dapat timbul ketika tubuh kekurangan melanin. Akibatnya warna kulit jadi tidak rata, sebagian akan berwarna putih dan sebagian lainnya bisa berwarna coklat atau hitam.
  • Rosacea : merupakan masalah kulit yang dapat menimbulkan kemerahan pada wajah sehingga pembuluh darah dapat terlihat dengan jelas. Lebih sering menyerang wanita ketimbang pria.
  • Melasma/chloasma¬† : sebenarnya penyebab pasti dari penyakit ini belum diketahui. Namun, para ahli memperkirakan penyakit ini disebabkan karena melanosit memproduksi terlalu banyak warna.
  • Kapalan : penyakit kulit tidak menular selanjutnya adalah kapalan. Kapalan adalah suatu kondisi dimana kulit kita akan mengalami penebalan dan pengerasan, alhasil kulit akan terasa kasar jika disentuh. Biasanya kapalan ini disebabkan karena kulit sering mengalami gesekan dengan benda lainnya, kerap mengalami tekanan atau bahkan iritasi. Sering terjadi pada tapak tangan dan telapak kaki.
  • Ketombe : merupakan penyakit yang menyerang kulit kepala. Akan menimbulkan rasa gatal dan akan mengganggu penampilanmu.