Posted in Kesehatan

Pengertian Gangguan Mental, Penyebab, dan Jenisnya

Bukan hanya kesehatan fisik saja yang penting, kesehatan mental juga penting lho dan harus kita jaga dengan sebaik mungkin. Kesehatan fisik dan kesehatan mental yang dimiliki oleh seseorang sangatlah berhubungan. Keduanya merupakan hal yang sangat penting. Namun, terkadang kita terlalu fokus pada masalah kesehatan fisik saja sehingga sering mengabaikan kesehatan mental. Hal ini dapat mengakibatkan gangguan mental. 

Lalu, sebenarnya apa itu gangguan mental? Apakah kesehatan mental itu penting? Dan bagaimana cara mengatasi masalah psikis pada seseorang? Yuk, langsung saja simak pembahasannya pada ulasan berikut ini!

Apa Itu Gangguan Mental

Penyakit mental adalah penyakit yang menyerang kondisi mental dan psikologis seseorang. Hal ini tentunya akan mempengaruhi emosi, pola pikir, bahkan perilaku penderitanya. Masalah psikis ini pada akhirnya juga menimbulkan masalah kesehatan tertentu dan berdampak langsung pada kondisi fisik seseorang.

Sama seperti penyakit fisik, penyakit mental ini juga harus diobati agar penderitanya bisa segera sembuh dari masalah psikis yang dialaminya. Di Indonesia sendiri, penderita gangguan mental masih sering dianggap sebagai “orang gila” atau “sakit jiwa”. Karena itulah, penderitanya terkadang akan mendapatkan perlakuan yang kurang menyenangkan dari orang-orang di sekitarnya.

Padahal, tidak semua masalah psikis ini dapat dimasukkan dalam kategori “sakit jiwa” atau gangguan jiwa. Hal ini kadangkala membuat para penderita gangguan psikis tersebut menjadi malu dan tak mau mengungkapkan masalah kesehatan mental yang dialaminya.

Padahal, dukungan dari orang sekitar dan pengobatan yang tepat sangat diperlukan agar para penderita masalah kesehatan mental ini bisa segera sembuh.

Penyebab Gangguan Mental

Lalu, apa penyebab dari masalah kesehatan mental ini? Belum Diketahui secara pasti apa penyebab dari masalah kesehatan mental ini. Namun, secara umum kondisi ini dapat dikaitkan dengan masalah biologis dan psikologis yang dialami seseorang. Contohnya saja,

Faktor Biologis

  • Adanya gangguan pada sel saraf yang ada di otak seseorang.
  • Infeksi, kelainan bawaan, atau adanya cedera pada otak (karena kecelakaan dan sejenisnya).
  • Factor genetik, seperti adanya riwayat masalah kesehatan mental pada orang tua atau keluarga.
  • Penyalahgunaan NAPZA dalam jangka panjang.
  • Kekurangan nutrisi.

Faktor Psikologis

  • Perasaaan tertekan berlebihan. Seperti tekanan dari orang tua atau lingkungan sekitar.
  • Adanya peristiwa traumatik dalam hidup seseorang. Contoh, pelecehan, korban kekerasan, kehilangan orang yang disayangi, dan masih banyak lagi.
  • Pengalaman di masa kecil yang tidak menyenangkan.
  • Stress.
  • Dan faktor-faktor psikologis lainnya yang dapat menurunkan kualitas hidup seseorang.

Jenis Gangguan Mental

Ada banyak sekali jenis masalah kesehatan mental yang dialami oleh seseorang. Diantaranya adalah :

Depresi

Merupakan masalah kesehatan mental yang paling banyak dialami atau paling umum. Depresi sendiri merupakan salah satu jenis gangguan suasana hati. Hal ini akan membuat penderitanya merasa sedih atau mengalami perubahan mood yang drastis.

Beda dari kesedihan biasa yang hanya berlangsung beberapa saat. Pada penderita depresi, kesedihan ini akan berlangsung sangat lama. Bisa berminggu-minggu dan berbulan-bulan. Dan cenderung semakin parah. Masalah depresi ini dapat diakibatkan oleh rasa frustasi yang berlebihan.

Pada depresi tahap akut, dibutuhkan penanganan dari para ahlinya. Para penderita juga membutuhkan support dari orang-orang di sekitarnya untuk menyembuhkan depresi yang dialaminya. Penyebab depresi sendiri ada banyak sekali, namun faktor utamanya disebabkan oleh tekanan dan stress yang berlebih. Contoh, kehilangan pekerjaan, masalah keuangan, masalah keluarga, dan lain sebagainya.

Skizofrenia

Kamu mungkin sudah tak asing lagi dengan gangguan mental yang satu ini. Ya, Skizofrenia adalah gangguan yang menyebabkan seseorang suka berhalusinasi, delusi, dan adanya kekacauan berpikir dan bertindak.

Para penderita skizofrenia ini tidak dapat membedakan mana yang benar, antara kenyataan atau khayalannya saja. Hal ini tentunya akan membuat para penderita Skizofrenia sulit beradaptasi dan memilah mana yang nyata dan mana yang hayalan semata.

Anxiety Disorder dan Panic Attack

Disebut juga sebagai gangguan kecemasan. Gangguan mental satu ini akan membuat para penderitanya merasakan rasa cemas dan takut secara berlebihan terus-menerus. Hal ini tentunya akan sangat mempengaruhi aktivitas sehari-hari penderitanya. Para penderita Anxiety Disorder juga akan mengalami panic attack atau serangan panik yang berlangsung lama dan sulit untuk dikendalikan.

Hal inilah yang terkadang membuat para penderitanya takut atau merasa was-was untuk pergi keluar. Mereka takut kalau panic attacknya ini akan menyerang sewaktu-waktu, terlebih ketika sedang berada di luar rumah.

Panic attack sendiri juga merupakan salah satu gejala dari adanya gangguan cemas. Selain menyerang aspek psikologis seseorang. Gangguan cemas ini juga akan mempengaruhi fisik penderitanya. Contoh, ketika gangguan cemas ini kambuh. Maka, para penderitanya akan sering merasakan mual, sakit perut, badan gemetar, keringat dingin, jantung berdebar, nyeri dada, kesulitan bernafas, dan lain sebagainya.

OCD (Obsessive Compulsive Disorder)

Merupakan gangguan mental dimana penderitanya akan memiliki pemikiran dan dorongan yang tak terkontrol untuk melakukan sesuatu secara berulang akibat munculnya pikiran dan perilaku kompulsif. Para penderita OCD sering kali terobsesi dan merasa harus melakukan sesuatu secara berulang, agar konsekuensi (yang timbul dalam pikirannya) tak terjadi.

Contoh, mencuci tangan berulang kali (sekalipun sebenarnya sudah bersih). Jika ia tidak melakukannya, para penderita OCD ini kerap kali memikiran scknario bahwa nanti ia akan terkena penyakit mematikan. Kadang kala, hal ini juga random. Contoh lainnya, menyentuh suatu benda berulang kali, berjalan mundur maju berulang, dan lain sebagainya. Hal ini tentu saja akan sangat mempengaruhi kehidupan para penderitanya.  

Gangguan Psikosomatis

Merupakan suatu masalah kesehatan mental dimana penderitanya mengalami suatu keluhan fisik yang sebenarnya muncul akibat pikiran atau emosinya sendiri. Dapat terjadi pada semua kelompok usia. Para penderita gangguan ini biasanya terpengaruh oleh sugesti dan ketakutan akan terkena penyakit tertentu.

Meskipun mengalami suatu keluhan fisik (seperti nyeri dada), namun pada tubuh penderita gangguan psikosomatis ini setelah diperiksa oleh dokter dengan berbagai metode penunjang (CT-Scan, EKG, dan sejenisnya) biasanya tak akan ditemukan penyakit fisik. Alias, penyakit tersebut disebabkan oleh pikiran penderitanya sendiri.

Kesimpulan

Selain beberapa gangguan mental diatas. Masih ada banyak sekali masalah kesehatan mental yang kerap dialami oleh beberapa orang. Contohnya saja adalah : ADHD, Agoraphobia, Anoreksia Nervosa, Binge Eating Disorder, BPD Borderline Personality Disorder, Gangguan Kecemasan Umum, Gangguan Kepribadian Narsistik, Gangguan Kepribadian Paranoid, Body Dysmorphic Disorder, D.I.D atau Kepribadian Ganda, Bulimia, Gangguan Jiwa, Gangguan Tidur Berjalan, Gangguan Tidur, Gangguan Kecemasan Sosial, Gangguan Kepribadian Ambang, Gangguan Bipolar, Gangguan Kepribadian, Insomnia, Night Terror, ODD, Psikosis, PTSD, Stres, Sindrom Cinderella Complex, dan lain sebagainya.

Salah satu kunci untuk menghindari gangguan mental dan menjaga jiwa kita tetap sehat adalah dengan melakukan manajemen pikiran dan menerapkan pola hidup sehat. Jangan sampai pikiran negatif atau stress berlebihan yang kita alami mengganggu kesehatan mental kita.

Sekian pembahasan kali ini, semoga bermanfaat